KABARIKOM - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik (FHISIPOL) Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong kunjungan ke kantor redaksi Cendrawasi Wiputra Mandiri (CWM). Kunjungan ini merupakan puncak dari rangakaian kuliah Mata Kuliah Dasar –Dasar Jurnalistik, Kamis (13/07/2023).
Jajaran pimpinan CWM menerima antusias kunjungan mahasiswa, Master Control Room (MCR) Dewita mengaku senang dan bangga bisa jadi wadah bagi mahasiswa Unimuda Sorong untuk belajar. “Selamat datang di CWM, kami di sini siap berbagi dengan adik-adik sekalian,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, wanita yang akrab disapa Ita ini menjelaskan bahwa CWM dalam menjalankan roda perusahaan terdiri dari bebagai divisi. Adapun divisi tersebut yakni divisi news, pemasaran, kreatif, editing, dan MCR.
“Saya memulai karir sebagai editor, namun seiring waktu saya terus belajar hingga diamanahkan sebagai MCR. Dari sini, saya ingin mengajak mahasiswa yang minat di industri media untuk tidak mudah puas, terus belajar, kembangkan skil, terus ulang-ulang hingga menjadi ahli di bidangnya,” tambahnya.
Dosen Pengampu Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik, Juminah mengaku bersyukur sekali diterima dengan sangat baik di CWM. Menurutnya, CWM merupakan media kebanggaan warga Sorong memiliki peran sangat penting untuk membangun Sorong menjadi daerah yang maju.
Lebih lanjut, dosen yang akrab disapa Juju ini menambahkan bahwa CWM sebagai media lokal memberikan warna tersendiri bagi industri media di Sorong. Di tengah gempuran media digital dan sosial media, CWM bisa membuktikan mampu beradaptasi dan tetap menjaga eksistensinya selama belasan tahun.
“Sorong patut bersyukur memiliki CWM, industri media merupakan salah satu agent of control terhadap kebijakan publik. Saya harap mahasiswa Ilmu Komunikasi bisa belajar banyak di sini,” tutupnya.
Selain ke CWM, kunjungan redaksi mahasiswa Ilmu Komunikasi ini juga mengunjungi Radio Republik Indonesia (RRI) dan Tribunsorong.com. Namun ada kendala teknis, sehingga kunjungan ke tribunsorong.com harus ditunda.
Laporan: Apriliana Mawani
Editor: Juju